Edukasi Internet Sehat dan Aman untuk Pencegahan Kejahatan Siber pada Remaja

WORKSHOP DETEKSI DAN VERIFIKASI KONTEN DEEPFAKE BAGI SISWA SMK

Authors

  • Dikky Suryadi Institut Sains dan Teknologi Nasional
  • Adam Puspabhuana Universitas Cakrawala
  • Arif Siswandi Universitas Pelita Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.61946/vidheas.v4i1.205

Keywords:

internet sehat, keamanan siber, deepfake, Literasi Digital

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan artifisial memunculkan ancaman baru berupa kejahatan siber berbasis manipulasi digital, salah satunya deepfake, yang berisiko bagi remaja sebagai pengguna aktif internet. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam mengenali, memverifikasi, dan menyikapi konten digital yang berpotensi menyesatkan, sekaligus membangun kebiasaan berinternet yang sehat dan aman. Workshop dilaksanakan selama satu hari di Laboratorium Komputer SMK N 2 Cikarang Barat dengan melibatkan 18 siswa (13 laki-laki dan 5 perempuan) dari jurusan Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Komputer dan Jaringan, serta Akuntansi Bisnis. Materi disampaikan secara bertahap, meliputi internet sehat dan literasi digital, pengenalan jenis kejahatan siber seperti phishing, cyberbullying, dan hoaks, keamanan data pribadi, hingga praktik deteksi dan verifikasi konten deepfake menggunakan pendekatan triangulasi dan tools berbasis kecerdasan artifisial. Peserta juga dilatih membuat prototipe alat verifikasi sederhana berbasis JavaScript dan Large Language Model (LLM) API. Evaluasi pemahaman dilakukan melalui pretest dan posttest terhadap 10 peserta yang mengisi kuesioner secara lengkap, menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 29,72 menjadi 43,22 (skala maksimum 50), serta pergeseran proporsi jawaban kategori tinggi dari 34,44% menjadi 86,67%. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif berbasis praktik langsung efektif meningkatkan literasi digital dan kesiapan remaja menghadapi ancaman kejahatan siber, serta relevan untuk dikembangkan berkelanjutan di sekolah lain.      

References

Fajri, T. I., Selviana, R., Budiarto, B. W., Eldo, H., & Suryadi, D. (2025). Edukasi Internet Sehat dan Aman untuk Pencegahan Kejahatan Siber pada Remaja. Civic Action: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat, 1(3), 159–164. https://doi.org/10.59696/civicaction.v1i3.263

Ridha, M. (2025). Edukasi Dampak dan Pencegahan Deepfake melalui Literasi Digital dan Keamanan Jaringan Sosial bagi Siswa SMKN 53 Jakarta. Jurnal SOLMA, 14(3). https://doi.org/10.22236/solma.v14i3.19761

Mutmainnah, A., Suhandi, A. M., & Herlambang, Y. T. (2024). Problematika Teknologi Deepfake sebagai Masa Depan Hoax yang Semakin Meningkat: Solusi Strategis Ditinjau dari Literasi Digital. UPGRADE: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi, 1(2), 67–72. https://doi.org/10.30812/upgrade.v1i2.3702

Sudana, D., Amir., Suryana, D., & Suherman, A. (2022). Model Pelatihan Literasi Digital untuk Remaja Usia Sekolah. Dimasatra: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(1), 31–42.

Salim, H., Widjojoko., & Hanif, M. (2021). Analisis Wacana Kritis Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi di Komunitas Sekolah untuk Menangkal Berita Hoaks. Jurnal Pengabdian Masyarakat PGSD, 1(1), 1–16.

Downloads

Published

2026-08-30

Issue

Section

Articles